Anonim • Operasi implan penis Alemanha
5 poin karena saya sangat percaya pada seluruh tim, terutama Dr
Konten Sensitif
Tampilkan
Konten Sensitif
Tampilkan
Konten Sensitif
Tampilkan
Konten Sensitif
Tampilkan



Augmentasi payudara dengan implan silikon tersedia di Men's Health Clinics di Istanbul, Turki. Prosedur ini berbiaya sekitar 6.000 EUR dan mencakup paket wisata medis lengkap. Klinik ini menawarkan perawatan ahli dari Prof. Dr. Baris Nuhoglu, seorang urolog dengan pengalaman 27 tahun yang telah melakukan lebih dari 1.100 prosedur.
Augmentasi payudara menggunakan prostesis silikon. Pasien menjalani rawat inap di rumah sakit selama 1 hari setelah operasi. Total masa tinggal di Turki biasanya 5-10 hari tergantung pada paket yang dipilih.
Pemulihan awal membutuhkan waktu 5-7 hari. Aktivitas penuh dapat dilanjutkan dalam waktu 4-6 minggu. Paket ini mencakup 1 tahun perawatan pasca-operasi.
Untuk pasien transgender, augmentasi payudara dapat dikombinasikan dengan vaginoplasti MTF dengan biaya sekitar 16.000 EUR. Paket tambahan dengan menginap 10 malam di hotel tersedia seharga 17.000 EUR.
Klinik menyediakan rencana perawatan yang dipersonalisasi dalam lingkungan multidisiplin. Pasien mendapatkan harga yang transparan tanpa biaya tersembunyi. Hubungi klinik untuk detail lebih lanjut mengenai prosedur ini.

| diagnostik | Harga | |
|---|---|---|
| MRI seluruh tubuh | $1090 - $1310 | |
| Konsultasi dengan dokter anestesiologi | $300 - $3000 | |
| CT (computed tomography) - tomografi terkomputasi | $500 - $700 | |
| MRI otak | $500 - $700 |
"Setelah melayani sebagai dokter dan akademisi selama bertahun-tahun, saya di sini untuk memberikan perawatan dan pengobatan terbaik dalam kesehatan urologi dan estetika pria di klinik kami. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang luas, saya ingin menawarkan Anda perawatan yang komprehensif.
Di klinik kami, kami menawarkan rencana perawatan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan individu Anda, dengan menggunakan teknologi dan metode perawatan terbaru. Kepuasan dan kesehatan pasien adalah prioritas utama kami."
— Prof. Barış Nuhoğlu, MD
Konten Sensitif
Tampilkan
Konten Sensitif
Tampilkan
Konten Sensitif
Tampilkan
Konten Sensitif
Tampilkan
Konten Sensitif
Tampilkan
