Ke halaman utama
820К+ pasien telah mendapatkan bantuan sejak 2014
50 negara
1,500 klinik
6K+ ulasan
3K+ dokter berkualifikasi

Berapa Biaya Prosedur Diagnostik dan Perawatan Tetraologi Fallot di República da Coreia? Cari Tahu Sekarang

Harga diberikan berdasarkan permintaan
República da CoreiaTurkiAustria
Bedah jantung terbukadari $28,500dari $8,000dari $70,000
Data diverifikasi oleh Bookimed per July 2026, berdasarkan permintaan pasien dan penawaran resmi dari 58 klinik di seluruh dunia. Biaya median didasarkan pada faktur nyata (2025–2026) dan diperbarui setiap bulan. Harga aktual dapat bervariasi.

Keuntungan dan Jaminan Anda bersama Bookimed

Harga Langsung

Bookimed tidak menambah biaya tambahan dalam harga perawatan Tetraologi Fallot. Tarif berasal dari daftar harga resmi klinik. Anda membayar langsung di klinik saat tiba di negara tujuan untuk perawatan Anda.

Hanya Klinik & Dokter Terverifikasi

Bookimed berkomitmen pada keselamatan Anda. Kami hanya bekerja dengan institusi medis yang menjaga standar internasional tinggi dalam perawatan Tetraologi Fallot dan memiliki izin yang dibutuhkan untuk melayani pasien internasional di seluruh dunia.

Bantuan Gratis 24/7

Bookimed menawarkan bantuan ahli gratis. Koordinator medis pribadi mendukung Anda sebelum, selama, dan setelah perawatan, menyelesaikan semua masalah Anda. Anda tidak pernah sendirian dalam perjalanan perawatan Tetraologi Fallot Anda.

Mengapa kami?

Asisten pribadi Bookimed Anda

  • Mendukung Anda di setiap tahap
  • Membantu memilih klinik dan dokter yang tepat
  • Memastikan akses informasi yang cepat dan mudah

Temukan Klinik Tetraologi Fallot Terbaik di República da Coreia: 4 Opsi Terverifikasi dan Harga

Klinik diperingkat oleh sistem cerdas Bookimed menggunakan analisis data science pada 5 kriteria utama.
SEJONG HOSPITAL
Ewha Womans University Medical Center
Seoul National University Bundang Hospital (SNUBH)
Severance Hospital

Dapatkan Pemeriksaan Medis untuk Tetraologi Fallot di República da Coreia: Konsultasi dengan Dokter Berpengalaman Sekarang

Lihat semua Dokter
terverifikasi

Sungho Kim

44 tahun pengalaman

Dr. Sungho Kim is a pediatric cardiologist at Sejong Hospital in Incheon. He has performed more than 1,200 pediatric and congenital cardiac interventions. Dr. Kim specializes in treating heart defects without open-heart surgery. He uses catheter-based methods for ASD, VSD, and tetralogy of Fallot.

  • Earned MD, MS, and PhD degrees from Hanyang University.
  • Treats complex congenital heart conditions in both children and adults.
  • Performed over 1,200 minimally invasive cardiac procedures.
  • Works at Sejong Hospital, a KOIHA-accredited facility in South Korea.

Bagikan konten ini

Video Kisah dari Pasien Bookimed

Dayana
I combined my vacation in Antalya with a check-up.
Prosedur: Pemeriksaan kesehatan wanita
Igor
It was great! Transfers, accommodation, treatment—all included.
Prosedur: Implan Gigi
Marina
Bookimed did everything for me. I didn't have to worry about anything.
Prosedur: Pemeriksaan kesehatan wanita
Diperbarui: 11/17/2025
Ditulis oleh
Anna Leonova
Anna Leonova
Head of Content Marketing Team
Penulis medis bersertifikat dengan pengalaman 10+ tahun, membangun konten tepercaya Bookimed, didukung Master di bidang Filologi dan wawancara ahli medis di seluruh dunia.
Fahad Mawlood
Editor Medis & Data Scientist
Dokter umum. Pemenang 4 penghargaan ilmiah. Pernah bertugas di Asia Barat. Mantan Pemimpin Tim tim medis yang mendukung pasien berbahasa Arab. Kini bertanggung jawab atas pengolahan data dan akurasi konten medis.
Fahad Mawlood Linkedin
Halaman ini mungkin menampilkan informasi terkait berbagai kondisi medis, perawatan, dan layanan kesehatan yang tersedia di berbagai negara. Perhatian: konten ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh diartikan sebagai nasihat atau panduan medis. Harap konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis profesional sebelum memulai atau mengubah perawatan medis.

FAQ tentang Pengobatan Tetraologi Fallot di República da Coreia

FAQ ini berasal dari pasien nyata yang mencari bantuan medis melalui Bookimed. Jawaban diberikan oleh koordinator medis berpengalaman dan perwakilan klinik terpercaya.

Tindakan pengobatan apa yang tersedia di Korea untuk mengoreksi tetralogi Fallot?

Korea Selatan menyediakan perbaikan bedah canggih untuk tetralogi Fallot di pusat-pusat terakreditasi JCI di Seoul dan Incheon. Perawatan utama meliputi perbaikan intrakardiak total dan shunt paliatif. Spesialis menggunakan operasi invasif minimal dan intervensi berbasis kateter untuk meningkatkan sirkulasi paru dan mengatasi cacat septum ventrikel.

  • Perbaikan intrakardiak: Operasi jantung terbuka standar yang dilakukan dalam usia 3 hingga 6 bulan.
  • Shunt paliatif: Shunt Blalock-Taussig-Thomas meningkatkan aliran darah paru untuk kasus yang parah dan tahap awal.
  • Intervensi kateter: Teknik invasif minimal seperti yang dilakukan di Rumah Sakit Sejong mengurangi trauma bedah.
  • Verifikasi global: Fasilitas mempertahankan peringkat JCI, KOIHA, dan Newsweek World's Best Hospitals 2023.

Wawasan Ahli Bookimed: Sementara banyak rumah sakit terkemuka di Seoul berfokus pada bedah umum, Rumah Sakit Sejong di Incheon sangat berspesialisasi dalam kardiologi. Rumah sakit ini melayani lebih dari 402.000 pasien setiap tahun dengan 103 dokter spesialis. Dr. Sungho Kim di sana telah melakukan lebih dari 1.200 prosedur. Beliau adalah pelopor dalam memajukan perawatan berbasis kateter untuk cacat jantung bawaan.

Seberapa amankah operasi tetralogi Fallot di Korea, dan apa yang diharapkan keluarga terkait hasil operasi?

Operasi tetralogi Fallot di Korea sangat aman dengan tingkat keberhasilan yang memenuhi tolok ukur internasional. Pusat-pusat besar seperti Rumah Sakit Severance dan Rumah Sakit Sejong memberikan perawatan tingkat lanjut. Keluarga dapat mengharapkan perbaikan total elektif sebelum usia 6 bulan. Sebagian besar pasien mencapai hasil utama jangka panjang yang sangat baik.

  • Sertifikasi keselamatan: Rumah sakit memiliki akreditasi Joint Commission International (JCI) dan KOIHA untuk keselamatan pasien.
  • Prosedur lanjutan: Spesialis menggunakan intervensi berbasis kateter untuk meminimalkan kebutuhan akan operasi jantung terbuka tradisional.
  • Pemulihan pascaoperasi: Total rawat inap di rumah sakit biasanya rata-rata 16 hari termasuk perawatan intensif khusus.
  • Pengalaman ahli: Ahli bedah seperti Dr. Sungho Kim telah melakukan lebih dari 1.200 intervensi jantung anak.

Wawasan Ahli Bookimed: Data menunjukkan bahwa pusat-pusat Korea seperti Rumah Sakit Sejong menangani volume besar, melebihi 400.000 kunjungan tahunan. Beban pasien yang tinggi ini berkorelasi dengan keahlian mendalam dalam menangani masalah katup paru residual. Meskipun banyak yang fokus pada Seoul, spesialis yang berbasis di Incheon sering menawarkan perawatan berbasis kateter khusus untuk tetralogi Fallot yang dapat mengurangi trauma bedah.

Konsensus Pasien: Keluarga menekankan pentingnya diagnosis dini dan sifat menenangkan dari pencitraan jantung pra-bedah yang mendetail. Banyak yang menyoroti bahwa unit perawatan intensif anak khusus di Korea memberikan dukungan emosional dan medis yang kritis selama minggu pemulihan.

Berapa lama waktu rawat inap di rumah sakit dan jadwal pemulihan setelah perbaikan tetralogi Fallot?

Pemulihan setelah perbaikan tetralogi Fallot di Korea Selatan secara alami melibatkan rawat inap selama 7 hingga 9 hari. Pasien biasanya menghabiskan 1 hingga 4 hari di unit perawatan intensif jantung. Pemulihan fisik penuh biasanya memakan waktu 6 hingga 12 minggu karena tingkat aktivitas berangsur-angsur kembali normal.

  • Perawatan intensif: Stabilisasi di unit jantung sering memakan waktu 1 hingga 4 hari.
  • Dukungan ventilator: Sebagian besar pasien beralih ke pernapasan mandiri dalam waktu sekitar 26 jam.
  • Pemulangan rumah sakit: Pasien umumnya meninggalkan rumah sakit 5 hingga 10 hari setelah operasi.
  • Pemulihan aktivitas: Stamina dan tingkat energi penuh biasanya kembali dalam 6 hingga 12 minggu.

Wawasan Ahli Bookimed: Infrastruktur rumah sakit digital Korea sangat memengaruhi keselamatan pascaoperasi. Klinik seperti Rumah Sakit Bundang Universitas Nasional Seoul menggunakan sistem BESTcare untuk mengurangi kesalahan medis. Pemantauan berteknologi tinggi ini sangat penting selama 48 jam kritis pertama bagi pasien jantung anak. Saat memilih spesialis, pengalaman adalah kuncinya. Dr. Sungho Kim di Rumah Sakit Sejong telah melakukan lebih dari 1.200 prosedur. Fokusnya pada teknik berbasis kateter terkadang dapat mengurangi kebutuhan untuk operasi jantung terbuka berulang.

Konsensus Pasien: Orang tua mencatat bahwa tantangan menyusui sering menentukan tanggal pemulangan untuk bayi. Keluarga menekankan bahwa meskipun luka fisik sembuh dengan cepat, mengelola kelelahan dan kecemasan selama bulan pertama di rumah adalah rintangan yang sebenarnya.

Siapa yang memenuhi syarat untuk perbaikan tetralogi Fallot di Korea, dan tes pra-operasi apa yang diperlukan untuk wisatawan medis?

Kelayakan untuk perbaikan Tetralogi Fallot di Korea bergantung pada kesesuaian anatomi dan stabilitas fisiologis. Bayi berusia 3 hingga 6 bulan sering memenuhi syarat untuk perbaikan primer. Kandidat harus menjalani ekokardiogram dan MRI jantung di fasilitas yang terakreditasi JCI untuk memetakan ukuran arteri pulmonalis dan irama jantung.

  • Kelayakan utama: Bayi stabil dengan dimensi arteri pulmonalis yang cukup memenuhi syarat untuk perbaikan bedah lengkap.
  • Pendekatan bertahap: Pasien dengan berat badan rendah atau anatomi kompleks menerima pirau (shunt) paliatif terlebih dahulu.
  • Kelayakan dewasa: Orang dewasa dengan kebocoran katup atau disfungsi ventrikel kanan menjalani evaluasi kasus demi kasus.
  • Diagnostik yang diperlukan: Tes pra-operasi meliputi ekokardiografi, MRI jantung, EKG, dan pencitraan koroner terperinci.
  • Rekam medis: Pasien internasional harus menyediakan file pencitraan asli dan catatan operasi sebelumnya yang telah diterjemahkan.

Wawasan Ahli Bookimed: Meskipun banyak yang mengira hanya bayi yang memenuhi syarat, pusat-pusat besar Korea seperti Rumah Sakit Sejong melayani volume besar lebih dari 400.000 pasien setiap tahun termasuk kasus dewasa yang kompleks. Dr. Sungho Kim di Sejong telah melakukan lebih dari 1.200 intervensi jantung bawaan. Volume ini berarti ahli bedah sering menangani variasi anatomi langka yang mungkin dirujuk oleh pusat yang lebih kecil ke tempat lain.

Konsensus Pasien: Pasien mencatat bahwa kondisi fit untuk bepergian adalah persyaratan kritis. Sebagian besar menekankan perlunya memiliki semua file pencitraan digital dan ringkasan kardiologi yang telah diterjemahkan sebelum konsultasi pertama.

Dukungan medis atau akomodasi apa yang tersedia di Korea untuk keluarga yang bepergian dengan pasien jantung bawaan pediatrik atau dewasa?

Korea Selatan menyediakan perawatan medis khusus untuk pasien jantung bawaan melalui rumah sakit tersier terakreditasi JCI. Fasilitas seperti Rumah Sakit Sejong dan Rumah Sakit Severance menawarkan pusat jantung pediatrik khusus dengan dukungan multi-bahasa. Keluarga dapat mengakses klinik internasional untuk mengelola perawatan transisi, dokumentasi, dan koordinasi antara ahli jantung anak dan dewasa.

  • Pusat khusus: Rumah sakit besar di Seoul mengoordinasikan perawatan untuk kasus tetralogi Fallot yang kompleks.
  • Bantuan bahasa: Meja pasien internasional khusus menyediakan terjemahan medis profesional dan dukungan administratif.
  • Standar akreditasi: Fasilitas mempertahankan sertifikasi KOIHA dan JCI untuk memastikan protokol keselamatan internasional.
  • Integrasi pengasuh: Pusat tersier mengizinkan satu wali untuk tinggal bersama pasien pediatrik selama rawat inap.

Wawasan Pakar Bookimed: Ahli bedah ahli seperti Dr. Sungho Kim di Rumah Sakit Sejong telah melakukan lebih dari 1.200 intervensi jantung. Pengalaman mendalam dalam teknik kateter invasif minimal sering kali mengurangi waktu pemulihan dibandingkan dengan operasi jantung terbuka. Memilih pusat dengan volume tinggi sangat penting, karena mereka menangani 400.000+ pasien setiap tahun dengan protokol yang disempurnakan.

Konsensus Pasien: Keluarga menekankan bahwa mendapatkan penginapan terdekat sangat penting karena masa rawat inap di klinik sering kali singkat. Banyak yang mencatat bahwa ringkasan medis terjemahan satu halaman membantu menghindari masalah selama kunjungan darurat.

Tindak lanjut jangka panjang apa yang diperlukan setelah perbaikan tetralogi Fallot, dan apakah perawatan berkelanjutan dikoordinasikan untuk pelancong yang kembali ke rumah?

Tindak lanjut seumur hidup setelah perbaikan tetralogi Fallot sangat penting untuk memantau regurgitasi pulmonal dan aritmia. Pusat medis Korea yang terspesialisasi mengoordinasikan perawatan dengan menyediakan catatan bedah terperinci dan hasil pencitraan. Dokumentasi ini memungkinkan ahli jantung di rumah Anda untuk terus memantau melalui ekokardiogram tahunan dan tes EKG.

  • Pencitraan rutin: Ekokardiogram tahunan memantau ukuran ruang jantung dan fungsi katup pulmonal.
  • Pemantauan ritme: EKG berkala dan monitor Holter melacak stabilitas ritme jantung jangka panjang.
  • Catatan elektronik: Klinik seperti Rumah Sakit Sejong menggunakan sistem digital canggih untuk transfer catatan.
  • Perawatan transisi: Protokol khusus pediatrik ke dewasa memastikan kesinambungan saat pasien mencapai usia dewasa.

Wawasan Pakar Bookimed: Data klinis menunjukkan bahwa ahli bedah seperti Dr. Sungho Kim di Rumah Sakit Sejong telah melakukan lebih dari 1.200 intervensi jantung bawaan. Volume tinggi ini sangat penting karena spesialis berpengalaman lebih baik dalam mengantisipasi masalah katup spesifik yang mungkin muncul beberapa dekade kemudian. Pasien harus memastikan bahwa laporan bedah mereka secara khusus mencatat apakah transannular patch digunakan selama 1.200+ prosedur yang dilakukan di pusat-pusat tersebut.

Konsensus Pasien: Pasien menekankan perlunya serah terima formal sebelum pulang. Mereka sering menyarankan untuk meminta daftar obat lengkap dan salinan digital pencitraan untuk menghindari pengulangan tes mahal secara lokal.

What is the primary treatment for Tetralogy of Fallot in Republic of Korea?

The primary treatment for Tetralogy of Fallot in the Republic of Korea is complete intracardiac surgical repair. Specialists usually perform this procedure between 3 and 6 months of age. Surgeons close the ventricular septal defect and widen the pulmonary outflow tract. This restores normal heart function.

  • Technique: Surgeons use a patch to close the hole between the lower heart chambers.
  • Outflow tract: The right ventricular outflow tract is widened to increase blood flow.
  • Timing: Early one-stage repair is preferred over temporary shunts to avoid long-term complications.
  • Interventions: Minimally invasive catheter-based procedures may be used to repair defects without major incisions.
  • Survival: Korean institutions report long-term survival rates exceeding 90% for this corrective surgery.

Bookimed Expert Insight: While open-heart surgery remains the standard, Korean specialists have pioneered catheter-based interventions. Prof. Dr Sungho Kim at Sejong Hospital is one such expert. These experts have performed over 1,200 paediatric procedures. They often use catheterisation to delay or avoid repeat surgeries. This focus on lifelong management is a hallmark of major Korean heart centres.

Patient Consensus: Patients note that surgical repair in the Republic of Korea usually allows children to lead active lives. They typically have few restrictions. Families emphasise the importance of lifelong follow-up care. This care monitors valve health as children transition into adulthood.

At what age is surgery typically performed for Tetralogy of Fallot in Republic of Korea?

Surgeons in the Republic of Korea typically repair Tetralogy of Fallot during infancy. This usually happens between 3 and 11 months of age. Symptomatic infants often receive primary repair earlier, around 3 to 4 months. JCI-accredited centres in Seoul provide complete reconstruction to close defects and improve blood flow.

  • Primary repair timing: Most elective surgeries for stable infants occur between 3 and 11 months.
  • Symptomatic intervention: Early repair often happens around 3 months if the infant shows severe symptoms.
  • Staged approaches: Complex cases may require a palliative shunt first. This is followed by full surgical repair.
  • Clinical volume: Seoul National University Bundang Hospital performs over 2,400 open heart surgeries every year.

Bookimed Expert Insight: While open surgery remains the standard, Korean specialists such as Dr Sungho Kim at Sejong Hospital have pioneered catheter-based cardiac interventions. Our data shows these minimally invasive techniques are increasingly used to reduce the need for open-heart procedures. This is particularly valuable for patients who need long-term follow-up care as they transition into adulthood.

Patient Consensus: Parents note that Korean hospitals focus on early infancy repair. They often adjust the schedule based on the baby's weight and stability. They appreciate how surgeons may use temporary stents to allow the child to grow before performing the definitive full repair.

What are the risks of ignoring or delaying Tetralogy of Fallot treatment in Republic of Korea?

Delaying Tetralogy of Fallot treatment in Republic of Korea drastically lowers survival chances. Untreated patients face severe oxygen depletion and heart failure. Modern Korean facilities like Seoul National University Bundang Hospital perform thousands of cardiac surgeries annually. Timely repair maintains heart function and prevents irreversible brain damage.

  • Survival rates: Only 11% reach age 20 without surgery. Most children require repair by age 1.
  • Cardiac damage: Chronic untreated blockage causes right ventricle thickening. This often leads to heart failure.
  • Cerebral risks: Persistent low oxygen levels can cause brain abscesses or significant cognitive delays.
  • Physical growth: Untreated children often suffer stunted growth and struggle to gain enough weight.

Bookimed Expert Insight: Korea's top specialists like Dr Sungho Kim at SEJONG HOSPITAL have shifted towards catheter-based interventions. This reduces the need for invasive open-heart surgery in specific congenital cases. High-volume centres handle over 400,000 annual visits. They often provide better long-term transition care as paediatric patients move into adulthood.

Patient Consensus: Patients in the Republic of Korea emphasise the need for fast access to university hospital emergency departments. This is vital when symptoms worsen. They note that unrepaired defects cause chronic pain and pulmonary hypertension. This makes urgent surgical planning far more important than a watch-and-wait approach.

What are the long-term outcomes after Tetralogy of Fallot surgery in Republic of Korea?

Long-term outcomes for Tetralogy of Fallot in the Republic of Korea are excellent. Survival rates at 20 years post-repair typically exceed 95%. Major centres like Seoul National University Bundang Hospital treat over 100,000 cardiovascular cases annually. Patients usually maintain high physical activity levels with minimal lifestyle restrictions.

  • Survival rates: Korean tertiary centres report long-term survival rates often exceeding 95% at 20 years.
  • Functional status: Most survivors maintain normal activity levels, classified as NYHA class I or II.
  • Reintervention trends: Freedom from pulmonary valve replacement stays high at 93.4% after 10 years.
  • Procedural volume: Severance Hospital performs 40,000 operations annually, maintaining high safety standards and expertise.

Bookimed Expert Insight: Success in complex cardiac cases is driven by high-volume specialisation. Prof. Sungho Kim at SEJONG HOSPITAL has performed over 1,200 congenital interventions alone. This depth of experience translates into refined techniques. Clinics like Seoul National University Bundang Hospital use digital BESTcare systems to manage long-term follow-up data. This allows precise tracking as patients transition from paediatric to adult cardiac care.

Patient Consensus: Patients report living active lives into their thirties and beyond, including participation in endurance sports. Reinterventions like catheter-based valve replacements occur. However, the consensus highlights nearly normal oxygen levels and minimal daily restrictions after recovery.

Can a person with a repaired heart (rTOF) live a normal life after treatment in Republic of Korea?

Patients with repaired Tetralogy of Fallot lead active, independent lives after treatment in Republic of Korea. Major Seoul centres report exceptional survival outcomes for complex congenital heart repairs. Cardiac teams provide diagnostic care through to rehabilitation, supporting the transition from childhood to adulthood.

  • Repair techniques: Surgeons perform open-heart surgery or minimally invasive catheter-based interventions.
  • Cardiac volume: Seoul National University Bundang Hospital treats over 103,000 cardiovascular patients annually.
  • Clinical expertise: Severance Hospital performs 40,000 operations yearly and partners with leading US hospitals.
  • Certified quality: Major hospitals hold Joint Commission International or Global Healthcare Accreditation.

Bookimed Expert Insight: Specialist expertise in Incheon and Seoul bridges the gap between paediatric and adult care. Professor Sungho Kim at Sejong Hospital has performed over 1,200 congenital cardiac interventions since 1982. Korean doctors specialise in catheter-based repairs, which may reduce the need for repeat open-heart surgeries throughout a patient's life.

Patient Consensus: Patients treated in Republic of Korea note that oxygen levels remain high and lifestyle restrictions are minimal years after surgery. While they emphasise that repair requires lifelong monitoring, the consensus is that patients are no longer doomed and can enjoy healthy adolescence.

Is it possible for a baby to be too small or weak for a full repair of Tetralogy of Fallot in Republic of Korea?

South Korean surgeons may delay full Tetralogy of Fallot repair if a baby is premature. They also delay repair for low birth weight or severe symptoms. Specialists often use a staged approach. They place a temporary shunt first to improve blood flow while the infant grows.

  • Clinical thresholds: Doctors often monitor infants until they reach target weights around 9 kilograms.
  • Palliative shunt: Surgeons use tubes like the BTT shunt to increase oxygen before final repair.
  • Specialised centres: Seoul National University Bundang Hospital performs over 2,400 open heart surgeries annually.
  • Advanced techniques: Prof. Dr. Sungho Kim at Sejong Hospital pioneered catheter-based treatments for congenital defects.
  • Proven safety: Centres like Severance Hospital maintain JCI accreditation and partner with leading US paediatric hospitals.

Bookimed Expert Insight: Many centres focus on open surgery. However, Korean paediatric cardiologists like Prof. Dr. Sungho Kim specialise in catheter-based interventions. These minimally invasive methods can sometimes stabilise small infants. They do so without the immediate trauma of open-heart theatre. This is vital for babies deemed too weak for traditional bypass.

Patient Consensus: Patients note that surgical timing depends on oxygen levels and growth rather than just age. Families in South Korea appreciate how doctors individualise the timeline. This makes sure the baby is strong enough for success.

What if the patient is an adult who has not had surgery for Tetralogy of Fallot in Republic of Korea?

Adults with unoperated Tetralogy of Fallot in the Republic of Korea need urgent evaluation. They should see adult congenital heart disease (ACHD) specialists. While high-risk, surgical repair in Seoul or Incheon remains possible. Specialised cardiac centres perform total repair or catheter-based interventions. These manage cyanosis and heart failure.

  • Surgical repair: Closes the ventricular septal defect and relieves right ventricular outflow obstruction.
  • Specialist centres: Seoul National University Bundang Hospital performs 2,400 open-heart surgeries annually.
  • Specialised diagnostics include echocardiography, cardiac MRI, and catheterisation to assess pulmonary anatomy.
  • Long-term care: Facilities like Sejong Hospital provide follow-up care for adults with congenital defects.

Bookimed Expert Insight: South Korea leads in transitioning congenital heart patients from paediatric to adult care. Dr Sungho Kim at Sejong Hospital has performed 1,200+ cardiac interventions. He focuses on reducing open-heart needs through catheter-based methods. For unoperated adults, this high intervention volume suggests a safer pathway for complex, late-stage repairs.

Patient Consensus: Patients emphasise that a general cardiologist is not enough. Specific adult congenital expertise is essential for Republic of Korea treatments. Practical wisdom suggests timely surgery and annual MRI scans, even when feeling fine. These are vital to prevent sudden rhythm issues.

Dapatkan konsultasi gratis

Pilih cara terbaik agar kami menghubungi Anda