Biaya pengobatan varises di Republik Korea biasanya mencakup pencitraan diagnostik seperti sonografi Doppler (ultrasonografi, duplex angioscanning) pembuluh darah mulai dari $200 hingga $600. Intervensi bedah utama seperti pengangkatan varises berkisar antara $2,200 hingga $5,500. Total biaya bergantung pada tingkat keparahan penyakit, apakah satu atau kedua kaki memerlukan perawatan, dan tingkat klinik yang dipilih. Pasien sering kali menghemat 30-50% dibandingkan dengan AS. Kota-kota utama untuk prosedur ini termasuk Seoul dan Seongnam.
Biaya Pengobatan Varises Umum di Republik Korea
Wawasan Pakar Bookimed: Untuk kondisi vaskular yang kompleks, pusat multidisiplin seperti Samsung Medical Center atau Severance Hospital adalah yang terbaik. Fasilitas ini memegang akreditasi JCI atau KOIHA dan menangani hampir 2 juta pasien setiap tahunnya. Pasien yang mencari flebologi khusus dapat menargetkan pakar seperti Dr. Francis Jeon, yang telah melakukan lebih dari 3.000 prosedur. Rumah sakit digital seperti Seoul National University Bundang Hospital menggunakan AI untuk meningkatkan presisi bedah.
| Korea Selatan | Turki | Austria | |
| Skleroterapi varises | dari $500 | dari $711 | dari $800 |
| Pengangkatan varises | dari $2,200 | dari $1,800 | dari $3,200 |
| Stripping Vena Varikosa | - | dari $985 | - |
Dr. Francis Jeon adalah ahli bedah toraks dan kardiovaskular bersertifikat. Beliau memiliki pengalaman luas dalam pekerjaan klinis maupun pengajaran. Beliau menyelesaikan gelar kedokteran dan residensinya di Soonchunhyang Medical University and Hospital. Beliau kemudian bekerja di sana sebagai instruktur dan profesor rawat jalan.
Dr. Jeon telah memegang posisi kepemimpinan, termasuk sebagai Auditor Masyarakat Bedah Toraks dan Kardiovaskular Korea dari tahun 2019 hingga 2021. Beliau juga merupakan anggota WPATH. Sejak tahun 2009, beliau menjabat sebagai perwakilan di Evita Clinic. Pada tahun 2011, American Biographical Institute menobatkannya sebagai “Man of the Year in Medicine & HealthCare.”
Dokter adalah seorang ahli bedah vaskular dengan spesialisasi dalam terapi sel punca untuk penyakit jantung. Setelah menyelesaikan pendidikan kedokteran di Universitas Hanyang, dokter memperdalam keahlian profesionalnya sebagai Profesor Tamu di Departemen Bedah Vaskular di Universitas Ilmu Kesehatan Oregon pada tahun 2002. Dari tahun 2017 hingga 2019, dokter menjabat sebagai Kepala Departemen Bedah Pembuluh Darah di Samsung Medical Center, menunjukkan kepemimpinan dan keterampilan klinis lanjutan dalam bedah vaskular.<\/p>
Dokter adalah ahli dalam bedah onkoplastik dan kanker payudara, dengan pengalaman luas dari institusi-institusi bergengsi. Dokter memiliki gelar M.D. dari Fakultas Kedokteran Universitas Nasional Seoul dan gelar M.S. dalam Bedah dari institusi yang sama. Selain itu, dokter meraih gelar B.S. dalam ilmu biologi dari Institut Sains dan Teknologi Korea (KAIST) dan Ph.D. dalam Bedah dari Sekolah Pascasarjana Universitas Nasional Seoul.<\/p>
Sebagian besar pasien tinggal di Republik Korea selama 5-7 hari untuk perawatan varises. Prosedur seperti skleroterapi atau pengangkatan laser biasanya dilakukan secara rawat jalan. Masa tinggal selama seminggu memungkinkan pemeriksaan lanjutan yang diperlukan dan pemasangan stoking kompresi. Periode ini membantu mencegah komplikasi terkait perjalanan, seperti trombosis vena dalam.
Pendapat para ahli Bookimed: Meskipun prosedur minor memakan waktu 1 hingga 2 hari, mereka yang mencari perawatan di pusat-pusat terkemuka di Seoul, seperti Rumah Sakit Severance, sebaiknya merencanakan masa inap selama 7 hari. Data kami menunjukkan bahwa klinik-klinik besar Korea sering menggunakan teknik pencitraan diagnostik canggih yang dapat memakan waktu berminggu-minggu di pusat-pusat Barat. Spesialis berpengalaman, seperti Dr. Francis Jeong dari Klinik Evita, telah melakukan lebih dari 3.000 prosedur. Mereka menekankan bahwa masa inap minimal 5 hari sangat penting untuk rehabilitasi profesional kaki yang lelah akibat trekking dan pengurangan pembengkakan. Pemulihan yang dipandu oleh para ahli ini secara signifikan mengurangi risiko ketidaknyamanan kaki selama penerbangan pulang.
Umpan balik pasien: Pasien mencatat bahwa terburu-buru pulang setelah hanya tiga hari sering menyebabkan pembengkakan yang tidak nyaman selama penerbangan. Sebagian besar merekomendasikan rawat inap selama lima hari di rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan dan untuk memastikan kaki mereka siap untuk bepergian.