| Thailand | Turki | Austria | |
| Terapi Vojta | dari $200 / 6,800฿ | dari $200 / 6,800฿ | dari $250 / 8,500฿ |
| Terapi Kasar | dari $1,000 / 34,000฿ | dari $300 / 10,200฿ | dari $1,200 / 40,800฿ |
| Rehabilitasi rawat inap | dari $2,200 / 74,800฿ | dari $225 / 7,650฿ | dari $7,500 / 255,000฿ |
| Rehabilitasi komprehensif | dari $2,500 / 85,000฿ | dari $1,500 / 51,000฿ | dari $6,000 / 204,000฿ |
| Rehabilitasi dengan sistem Re-step | dari $2,000 / 68,000฿ | dari $1,800 / 61,200฿ | dari $2,500 / 85,000฿ |
Dr. Songpoj Tanprasert berspesialisasi dalam Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Sanpiti di Bangkok. Beliau berfokus pada pemulihan fungsi bagi pasien dengan gangguan neurologis dan muskuloskeletal. Dr. Tanprasert menyusun rencana berbasis bukti untuk pemulihan stroke dan manajemen nyeri kronis. Beliau bekerja di pusat khusus yang menangani 200 pasien setiap tahunnya.
Dr. Kultinee Klinpoon adalah fisioterapis dan pendiri Pusat Rehabilitasi Sanpiti di Bangkok. Beliau telah melakukan lebih dari 5.000 prosedur sepanjang kariernya. Beliau berspesialisasi dalam pemulihan stroke, cerebral palsy, dan rehabilitasi cedera otak traumatis. Dr. Klinpoon lulus dari Universitas Mahidol. Sebelumnya, beliau pernah menjabat sebagai fisioterapis Tim Nasional Thailand.
Dr. Suwit Tangcharoenwathanakul adalah dokter bedah ortopedi yang berspesialisasi dalam gangguan tulang belakang. Beliau memiliki pelatihan subspesialis dalam bedah tulang belakang.
Dokter Kedokteran (MD), Fakultas Kedokteran, Universitas Naresuan (2010). Diploma Bedah Ortopedi, Rumah Sakit Hatyai (2015). Fellowship Bedah Tulang Belakang, Pusat Keunggulan Ortopedi, Rumah Sakit Lerdsin (2020).
Dr. Kasama Wiroskoolchai adalah spesialis kesehatan di Rumah Sakit Interdisipliner Mali di Bangkok. Dr. Wiroskoolchai berfokus pada penggabungan pengobatan konvensional dan presisi untuk menangani kondisi kronis. Dokter ini menangani penyakit tidak menular seperti diabetes tipe 1 dan tipe 2. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan umur panjang melalui perawatan restoratif.