Thailand telah menjadi pemimpin dalam penelitian dan pengobatan HIV/AIDS, dan negara ini menyediakan perawatan medis gratis atau berbiaya rendah bagi orang yang hidup dengan HIV. Pemerintah Thailand juga telah menjadi pemimpin dalam mengembangkan terapi antiretroviral (ART), dan sebagai hasilnya, Thailand memiliki salah satu tingkat kematian terkait HIV/AIDS terendah di dunia.
Terdapat dua jenis ART yang tersedia di Thailand: terapi lini pertama dan terapi lini kedua. Terapi lini pertama adalah kombinasi dari tiga obat yang biasanya digunakan untuk mengobati orang yang baru didiagnosis dengan HIV. Terapi lini kedua adalah kombinasi dari empat obat yang biasanya digunakan untuk mengobati orang yang telah mengembangkan resistensi terhadap terapi lini pertama.
Terdapat juga beberapa terapi lini kedua yang berbeda yang tersedia di Thailand, dan pilihan pengobatan kembali bergantung pada riwayat medis unik pasien dan profil resistensi obat. Terapi lini kedua yang paling umum di Thailand adalah: Prezista (darunavir), Intelence (etravirine), dan Viracept (nelfinavir).