Dr. Ali Riza Cenk Celebi is a Professor of Ophthalmology at Acibadem University (2023–2025). He practices at Acibadem Maslak Hospital (2024–2025). He completed a glaucoma fellowship at Harvard/Mass Eye and Ear in 2016. His clinical work covers glaucoma (MIGS, seton procedures), cornea (limbal stem cell surgery), lacrimal surgery (scarless endoscopic DCR), medical retina (intravitreal injections), myopia control in children, and orbital surgery.
He earned his MD from Hacettepe University and ranked 3rd in his class. He began his ophthalmology residency after placing 11th in Turkey’s TUS exam. Certifications include ICO Basic and Clinical (2010), FEBO (2015), Turkish Board (2016), Advanced ICO/FICO (2017), and USMLE Step 4. His awards include Acibadem Academic Achievement (2015–2023), Best Presentation (2022), and TOD awards (2022–2023). He has published 58 international articles and 15 books. He holds an MSc in Biological Data Science (GPA 3.94/4.00, top of term) and completed training in AI in Healthcare in 2020.
Dr. Yucel Ozturk is a member of the Turkish Ophthalmology Association. He has performed over 30,000 surgeries and authored 20 national and international publications.
He earned his medical degree at Ondokuz Mayıs University Faculty of Medicine (2004–2011). He trained at Dr. Lütfi Kırdar Kartal Education and Research Hospital (2012–2016). He then worked at Haydarpaşa Numune Education and Research Hospital (2016–2022).
Language: English.
Dr. Mehmet Orçun Akdemir adalah dokter mata terhormat dengan penelitian luas dalam kondisi saraf optik, termasuk berbagai publikasi di jurnal internasional.
Dokter adalah spesialis dalam Penyakit Mata dengan keahlian luas dalam pemeriksaan mata umum, perawatan retina, dan berbagai operasi mata, termasuk operasi Katarak dengan penggantian IOL, operasi Katarak (satu mata), operasi Katarak dengan Implan Lensa Multifokal, operasi mata LASIK, implantasi IOL, Transplantasi retina, operasi mata ReLEx SMILE, operasi mata LASEK, dan operasi mata Laser.<\/p>
Diakui atas karyanya yang inovatif, dokter melakukan operasi mata bionik pertama di Turki dan menerima Penghargaan TOD - Video Bedah Terbaik pada tahun 2016. Dia adalah anggota Asosiasi Oftalmologi Turki, Akademi Oftalmologi Amerika, dan Masyarakat Vitreoretinal Eropa.<\/p>
Layanan kesehatan adalah sektor pengembangan utama pemerintah Turki. Pihak berwenang Turki yakin bahwa perawatan kesehatan warga harus menjadi prioritas mutlak dalam kebijakan negara dan menghabiskan sekitar 77 miliar lira setiap tahun untuk layanan kesehatan.
Hasilnya, 28.000 fasilitas medis menyediakan perawatan medis yang sangat baik di negara ini. Sekitar 50 pusat memiliki sertifikat JCI (Joint Commission International), peningkat kualitas dan keamanan layanan kesehatan internasional di seluruh dunia. Indeks sertifikat yang diperoleh adalah yang terbesar. Sebagai perbandingan, Israel memiliki 20 fasilitas bersertifikasi JCI, dan Jerman — hanya 10 klinik jenis ini.
| Mata Uang | lira (Anda juga dapat membayar layanan dengan dolar dan euro) |
| Periode terbaik untuk perjalanan | Mei-Oktober |
| Bahasa | Turki (sebagian besar staf medis berbicara bahasa Inggris dengan lancar) |
| Visa | tidak diperlukan untuk perjalanan setidaknya 30 hari per kunjungan |
| Selisih waktu dengan Eropa | 3 jam |
| Selisih waktu dengan Amerika Serikat | 8 jam |
| Ibu Kota | Ankara |
| Pusat pariwisata medis | Istanbul |
| Resor populer | Alanya, Antalya, Kemer, Marmaris |
Di Turki, hotel dengan berbagai harga dan tingkat layanan tersedia. Tingkat hotel di Turki sebanding dengan hotel di Tunisia, Maroko, atau Mesir. Sebagian besar wisatawan memilih hotel bintang 4 dan 5 dengan makan inklusif. Hotel semacam itu memiliki segalanya untuk kenyamanan menginap: makanan yang bervariasi, area yang luas dan terawat, animasi untuk anak-anak dan dewasa. Beberapa hotel memiliki taman air sendiri yang dapat digunakan tamu secara gratis. Wisatawan dengan anggaran terbatas dapat memesan hotel ekonomis bintang 3 dengan setengah papan atau tanpa makanan sama sekali.
Keuntungan utama resor Turki adalah musim pantai yang panjang. Di pantai Mediterania, dimulai pada bulan April dan berlangsung hingga November. Di resor Laut Aegea — dari Mei hingga Oktober. Waktu paling nyaman untuk berenang adalah dari pertengahan Juni hingga akhir Oktober. Lonjakan besar wisatawan terjadi pada bulan Juli-Agustus, ketika suhu udara mencapai +38°C, dan air menghangat hingga +27°C.
Pada tahun 2020, Republik Turki memiliki perjanjian bebas visa dengan 89 negara. Beberapa warga negara asing dibebaskan dari kewajiban memperoleh visa masuk, sementara yang lain diharuskan mendapatkan visa elektronik (e-Visa), dan yang lainnya harus mengajukan permohonan visa di perwakilan Turki di luar negeri.
Negara mana yang memerlukan visa untuk perawatan di Turki dan negara mana yang dapat melintasi perbatasan dengan mudah dapat dibaca di sini.
Visa untuk perjalanan ke Turki memerlukan sejumlah dokumen. Dokumen yang diperlukan dapat diajukan 90 hari sebelum tanggal keberangkatan yang direncanakan. Daftar dokumen meliputi: