17 tahun spesialisasi dalam onkologi – Dr. Solak menempuh pelatihan di Institut Kanker Universitas Hacettepe dan MD Anderson Cancer Center.
Dr. Banu Atalar is a board-certified radiation oncologist (Türkiye, 2004). She is a Full Professor at Acibadem MAA University (2018–present) and a clinician at Anadolu Medical Center (2026–present). She trained at Istanbul and Cerrahpaşa. In 2011, she completed a Stanford clinical research fellowship in stereotactic radiosurgery. Her practice focuses on CNS, thoracic, and GI tumors. About 75% of her care involves SRS and MR‑guided adaptive SRS.
Her honors include the ASCO IDEA award (2004), the IASLC International Mentorship Award (2018), and H.FACR (2025). She has 72 international peer‑reviewed publications. Her leadership roles include President of the Turkish Society for Radiation Oncology (2025–27) and Chair of the ESTRO National Societies Committee (2024–27). She served on the ASCO Resource‑Stratified Guidelines Committee (2013–18) and on RSS meeting and nomination committees. She organized national congresses (2023, 2025) and has been an invited speaker at major meetings.
Prof. Hüseyin Baloğlu is a pathology specialist at Anadolu Medical Center in Gebze, Kocaeli, Turkey. He focuses on molecular pathology, surgical pathology, and tumour biopsy and diagnostics.
Education and accreditations: MD, GATA Medical School (1986). Pathology specialty training, GATA (1992). Associate Professor (Doçent), GATA (2004). Visiting scholar at Albert Einstein College of Medicine (New York) and Heidelberg University.
Achievements: author of over 600 peer‑reviewed publications. Holds a patent in molecular diagnostics for thyroid cancer. Leads liquid biopsy and precision oncology services.
Prof. Sezer Sağlam adalah profesor onkologi medis dengan pengalaman luas dalam onkologi gastrointestinal di Rumah Sakit Florence Nightingale Gayrettepe.
Layanan kesehatan adalah sektor pengembangan utama pemerintah Turki. Pihak berwenang Turki yakin bahwa perawatan kesehatan warga harus menjadi prioritas mutlak dalam kebijakan negara dan menghabiskan sekitar 77 miliar lira setiap tahun untuk layanan kesehatan.
Hasilnya, 28.000 fasilitas medis menyediakan perawatan medis yang sangat baik di negara ini. Sekitar 50 pusat memiliki sertifikat JCI (Joint Commission International), peningkat kualitas dan keamanan layanan kesehatan internasional di seluruh dunia. Indeks sertifikat yang diperoleh adalah yang terbesar. Sebagai perbandingan, Israel memiliki 20 fasilitas bersertifikasi JCI, dan Jerman — hanya 10 klinik jenis ini.
| Mata Uang | lira (Anda juga dapat membayar layanan dengan dolar dan euro) |
| Periode terbaik untuk perjalanan | Mei-Oktober |
| Bahasa | Turki (sebagian besar staf medis berbicara bahasa Inggris dengan lancar) |
| Visa | tidak diperlukan untuk perjalanan setidaknya 30 hari per kunjungan |
| Selisih waktu dengan Eropa | 3 jam |
| Selisih waktu dengan Amerika Serikat | 8 jam |
| Ibu Kota | Ankara |
| Pusat pariwisata medis | Istanbul |
| Resor populer | Alanya, Antalya, Kemer, Marmaris |
Di Turki, hotel dengan berbagai harga dan tingkat layanan tersedia. Tingkat hotel di Turki sebanding dengan hotel di Tunisia, Maroko, atau Mesir. Sebagian besar wisatawan memilih hotel bintang 4 dan 5 dengan makan inklusif. Hotel semacam itu memiliki segalanya untuk kenyamanan menginap: makanan yang bervariasi, area yang luas dan terawat, animasi untuk anak-anak dan dewasa. Beberapa hotel memiliki taman air sendiri yang dapat digunakan tamu secara gratis. Wisatawan dengan anggaran terbatas dapat memesan hotel ekonomis bintang 3 dengan setengah papan atau tanpa makanan sama sekali.
Keuntungan utama resor Turki adalah musim pantai yang panjang. Di pantai Mediterania, dimulai pada bulan April dan berlangsung hingga November. Di resor Laut Aegea — dari Mei hingga Oktober. Waktu paling nyaman untuk berenang adalah dari pertengahan Juni hingga akhir Oktober. Lonjakan besar wisatawan terjadi pada bulan Juli-Agustus, ketika suhu udara mencapai +38°C, dan air menghangat hingga +27°C.
Pada tahun 2020, Republik Turki memiliki perjanjian bebas visa dengan 89 negara. Beberapa warga negara asing dibebaskan dari kewajiban memperoleh visa masuk, sementara yang lain diharuskan mendapatkan visa elektronik (e-Visa), dan yang lainnya harus mengajukan permohonan visa di perwakilan Turki di luar negeri.
Negara mana yang memerlukan visa untuk perawatan di Turki dan negara mana yang dapat melintasi perbatasan dengan mudah dapat dibaca di sini.
Visa untuk perjalanan ke Turki memerlukan sejumlah dokumen. Dokumen yang diperlukan dapat diajukan 90 hari sebelum tanggal keberangkatan yang direncanakan. Daftar dokumen meliputi: