Magnetic resonance angiography (MRA) otak di Turki biasanya memakan biaya mulai dari $100 hingga $100. Harga akhir bergantung pada kekuatan pemindai, penggunaan media kontras, dan lokasi klinik. Pasien dapat menghemat sekitar 95% dibandingkan dengan di AS, di mana studi serupa menelan biaya rata-rata $2,100. Sebagian besar fasilitas di Istanbul dan Izmir menyediakan pemindaian, hasil citra akhir, dan laporan radiolog.
Wawasan Pakar Bookimed: Memilih rumah sakit yang berafiliasi dengan universitas sering kali memberikan akses ke keahlian medis yang lebih khusus dengan harga yang sama. Sebagai contoh, Medipol University Pendik Hospital melayani 350.000 pasien setiap tahun dan memiliki 21 unit perawatan intensif bayi baru lahir. Banyak spesialis Turki telah menjalani pelatihan di institusi terkemuka AS seperti University of Wisconsin atau Michigan State University. Klinik seperti Optimed International Hospital bahkan menawarkan layanan diagnostik satu hari dan transfer bandara VIP untuk pengunjung internasional. Tingkat layanan ini biasanya sudah termasuk dalam koordinasi awal tanpa biaya tambahan.
| Turki | Austria | Spanyol | |
| Magnetic Resonance Angiography Otak | dari $50 | dari $500 | dari $250 |
Bookimed tidak menambah biaya tambahan dalam harga Magnetic Resonance Angiography Otak. Tarif berasal dari daftar harga resmi klinik. Anda membayar langsung di klinik untuk Magnetic Resonance Angiography Otak Anda saat tiba.
Bookimed berkomitmen pada keselamatan Anda. Kami hanya bekerja dengan institusi medis yang menjaga standar internasional tinggi dalam Magnetic Resonance Angiography Otak dan memiliki izin yang dibutuhkan untuk melayani pasien internasional di seluruh dunia.
Bookimed menawarkan bantuan ahli gratis. Koordinator medis pribadi mendukung Anda sebelum, selama, dan setelah perawatan, menyelesaikan semua masalah Anda. Anda tidak pernah sendirian dalam perjalanan Magnetic Resonance Angiography Otak Anda.
Dr. Buse Cagla Ari adalah Associate Professor di Pusat Parkinson Universitas Medipol di Istanbul. Beliau berfokus pada gangguan gerak, demensia, dan manajemen nyeri kronis. Dr. Ari adalah anggota International Parkinson and Movement Disorders Society. Beliau juga menjabat sebagai peer reviewer untuk jurnal bergengsi seperti BMC Neurology.
Dr. Fatma Gulhan Sahbaz adalah seorang ahli saraf di Medicalpoint International Hospital di Izmir. Beliau adalah mantan Kepala Klinik di Rumah Sakit Negara Afyonkarahisar. Dr. Sahbaz berfokus pada gangguan gerak, intervensi stroke, dan epilepsi. Beliau menangani penyakit neurodegeneratif kompleks seperti Alzheimer dan ALS.
Dr. Ali Osman Mucuoglu adalah ahli bedah saraf di Rumah Sakit Universitas Atlas di Istanbul. Beliau berspesialisasi dalam pengangkatan tumor otak dan bedah minimal invasif untuk perdarahan intraserebral. Dr. Mucuoglu menggunakan teknologi pencetakan 3D untuk hipofisektomi transfenoidal berbantuan. Beliau adalah anggota Asosiasi Masyarakat Bedah Saraf Eropa.
Dr. Ela Simay Zengin adalah seorang ahli saraf di Medicalpoint International Hospital yang terakreditasi JCI di Izmir. Beliau adalah anggota American Academy of Neurology dan International Parkinson and Movement Disorder Society. Dr. Zengin menangani kondisi neurologis seperti Alzheimer, epilepsi, dan sklerosis ganda.
Layanan kesehatan adalah sektor pengembangan utama pemerintah Turki. Pihak berwenang Turki yakin bahwa perawatan kesehatan warga harus menjadi prioritas mutlak dalam kebijakan negara dan menghabiskan sekitar 77 miliar lira setiap tahun untuk layanan kesehatan.
Hasilnya, 28.000 fasilitas medis menyediakan perawatan medis yang sangat baik di negara ini. Sekitar 50 pusat memiliki sertifikat JCI (Joint Commission International), peningkat kualitas dan keamanan layanan kesehatan internasional di seluruh dunia. Indeks sertifikat yang diperoleh adalah yang terbesar. Sebagai perbandingan, Israel memiliki 20 fasilitas bersertifikasi JCI, dan Jerman — hanya 10 klinik jenis ini.
| Mata Uang | lira (Anda juga dapat membayar layanan dengan dolar dan euro) |
| Periode terbaik untuk perjalanan | Mei-Oktober |
| Bahasa | Turki (sebagian besar staf medis berbicara bahasa Inggris dengan lancar) |
| Visa | tidak diperlukan untuk perjalanan setidaknya 30 hari per kunjungan |
| Selisih waktu dengan Eropa | 3 jam |
| Selisih waktu dengan Amerika Serikat | 8 jam |
| Ibu Kota | Ankara |
| Pusat pariwisata medis | Istanbul |
| Resor populer | Alanya, Antalya, Kemer, Marmaris |
Di Turki, hotel dengan berbagai harga dan tingkat layanan tersedia. Tingkat hotel di Turki sebanding dengan hotel di Tunisia, Maroko, atau Mesir. Sebagian besar wisatawan memilih hotel bintang 4 dan 5 dengan makan inklusif. Hotel semacam itu memiliki segalanya untuk kenyamanan menginap: makanan yang bervariasi, area yang luas dan terawat, animasi untuk anak-anak dan dewasa. Beberapa hotel memiliki taman air sendiri yang dapat digunakan tamu secara gratis. Wisatawan dengan anggaran terbatas dapat memesan hotel ekonomis bintang 3 dengan setengah papan atau tanpa makanan sama sekali.
Keuntungan utama resor Turki adalah musim pantai yang panjang. Di pantai Mediterania, dimulai pada bulan April dan berlangsung hingga November. Di resor Laut Aegea — dari Mei hingga Oktober. Waktu paling nyaman untuk berenang adalah dari pertengahan Juni hingga akhir Oktober. Lonjakan besar wisatawan terjadi pada bulan Juli-Agustus, ketika suhu udara mencapai +38°C, dan air menghangat hingga +27°C.
Pada tahun 2020, Republik Turki memiliki perjanjian bebas visa dengan 89 negara. Beberapa warga negara asing dibebaskan dari kewajiban memperoleh visa masuk, sementara yang lain diharuskan mendapatkan visa elektronik (e-Visa), dan yang lainnya harus mengajukan permohonan visa di perwakilan Turki di luar negeri.
Negara mana yang memerlukan visa untuk perawatan di Turki dan negara mana yang dapat melintasi perbatasan dengan mudah dapat dibaca di sini.
Visa untuk perjalanan ke Turki memerlukan sejumlah dokumen. Dokumen yang diperlukan dapat diajukan 90 hari sebelum tanggal keberangkatan yang direncanakan. Daftar dokumen meliputi: