| Turquia | Austria | Spanyol | |
| Terapi radiasi untuk kanker kolorektal | dari $7,000 | dari $12,000 | dari $10,000 |
Dr. Solak berspesialisasi dalam kanker gastrointestinal, dengan pelatihan di Universitas Hacettepe dan MD Anderson Cancer Center.
Profesor Doktor Sefik Igdem berspesialisasi dalam onkologi radiasi, menggunakan teknologi canggih seperti Truebeam Stx dan Halcyons di Rumah Sakit Gayrettepe Florence Nightingale.
Dr. Vafi Atalay adalah seorang ahli bedah onkologi dan bedah umum berpengalaman dengan 17 tahun di bidang ini. Ia berspesialisasi dalam pembedahan pankreas, kolon, rektum, dan hati. Ia juga melakukan prosedur endoskopi lanjut. Dr. Atalay telah menerbitkan 31 artikel di jurnal nasional dan internasional, yang memberikan kontribusi berharga bagi literatur medis.
Ia meraih hadiah pertama di Kompetisi Makalah Penelitian Kongres ke-20. Ia juga memenangkan Penghargaan Penelitian Terbaik di Kongres Penelitian Ahli Bedah ke-5. Dr. Atalay adalah anggota TSS, Asosiasi Medis Palestina, dan IOA. Keterlibatan aktifnya dalam organisasi-organisasi ini menunjukkan dedikasinya terhadap pertumbuhan profesional dan keunggulan bedah.
Prof. Tamer Atasever memiliki pengalaman 39 tahun dalam kedokteran nuklir, termasuk peran kepemimpinan di institusi terkemuka Turki.
Layanan kesehatan adalah sektor pengembangan utama pemerintah Turki. Pihak berwenang Turki yakin bahwa perawatan kesehatan warga harus menjadi prioritas mutlak dalam kebijakan negara dan menghabiskan sekitar 77 miliar lira setiap tahun untuk layanan kesehatan.
Hasilnya, 28.000 fasilitas medis menyediakan perawatan medis yang sangat baik di negara ini. Sekitar 50 pusat memiliki sertifikat JCI (Joint Commission International), peningkat kualitas dan keamanan layanan kesehatan internasional di seluruh dunia. Indeks sertifikat yang diperoleh adalah yang terbesar. Sebagai perbandingan, Israel memiliki 20 fasilitas bersertifikasi JCI, dan Jerman — hanya 10 klinik jenis ini.
| Mata Uang | lira (Anda juga dapat membayar layanan dengan dolar dan euro) |
| Periode terbaik untuk perjalanan | Mei-Oktober |
| Bahasa | Turki (sebagian besar staf medis berbicara bahasa Inggris dengan lancar) |
| Visa | tidak diperlukan untuk perjalanan setidaknya 30 hari per kunjungan |
| Selisih waktu dengan Eropa | 3 jam |
| Selisih waktu dengan Amerika Serikat | 8 jam |
| Ibu Kota | Ankara |
| Pusat pariwisata medis | Istanbul |
| Resor populer | Alanya, Antalya, Kemer, Marmaris |
Di Turki, hotel dengan berbagai harga dan tingkat layanan tersedia. Tingkat hotel di Turki sebanding dengan hotel di Tunisia, Maroko, atau Mesir. Sebagian besar wisatawan memilih hotel bintang 4 dan 5 dengan makan inklusif. Hotel semacam itu memiliki segalanya untuk kenyamanan menginap: makanan yang bervariasi, area yang luas dan terawat, animasi untuk anak-anak dan dewasa. Beberapa hotel memiliki taman air sendiri yang dapat digunakan tamu secara gratis. Wisatawan dengan anggaran terbatas dapat memesan hotel ekonomis bintang 3 dengan setengah papan atau tanpa makanan sama sekali.
Keuntungan utama resor Turki adalah musim pantai yang panjang. Di pantai Mediterania, dimulai pada bulan April dan berlangsung hingga November. Di resor Laut Aegea — dari Mei hingga Oktober. Waktu paling nyaman untuk berenang adalah dari pertengahan Juni hingga akhir Oktober. Lonjakan besar wisatawan terjadi pada bulan Juli-Agustus, ketika suhu udara mencapai +38°C, dan air menghangat hingga +27°C.
Pada tahun 2020, Republik Turki memiliki perjanjian bebas visa dengan 89 negara. Beberapa warga negara asing dibebaskan dari kewajiban memperoleh visa masuk, sementara yang lain diharuskan mendapatkan visa elektronik (e-Visa), dan yang lainnya harus mengajukan permohonan visa di perwakilan Turki di luar negeri.
Negara mana yang memerlukan visa untuk perawatan di Turki dan negara mana yang dapat melintasi perbatasan dengan mudah dapat dibaca di sini.
Visa untuk perjalanan ke Turki memerlukan sejumlah dokumen. Dokumen yang diperlukan dapat diajukan 90 hari sebelum tanggal keberangkatan yang direncanakan. Daftar dokumen meliputi: