Ahli bedah plastik Thailand menggunakan sedot lemak Vaser saja jika pembesaran payudara sebagian besar terdiri dari lemak. Jika terdapat jaringan kelenjar yang padat atau kulit kendur, mereka menggabungkan Vaser dengan eksisi bedah. Pendekatan ganda ini memastikan kontur dada yang rata dan maskulin dengan menghilangkan jaringan yang tidak dapat dicairkan oleh energi ultrasonik.
- Komposisi jaringan: Vaser melelehkan lemak sementara eksisi bedah menghilangkan jaringan kelenjar payudara yang lebih keras dan bukan lemak.
- Elastisitas kulit: Vaser saja membantu mengatasi kendur ringan, tetapi kelebihan kulit yang signifikan memerlukan eksisi bedah.
- Pembentukan kontur dada: Dokter menggunakan Vaser terlebih dahulu untuk mengurangi volume, kemudian mengeksisi kelenjar untuk presisi.
- Manajemen bekas luka: Banyak ahli Thailand melakukan eksisi melalui titik sayatan Vaser yang sangat kecil yang sama.
Wawasan Pakar Bookimed: Data menunjukkan bahwa spesialis top Thailand, seperti Asisten Profesor Ajchariya Sarovath di Rumah Sakit Internasional Bumrungrad dan Dr. Thanakom Laisakul di Rumah Sakit Kosmetik Asia, sering menggunakan keterampilan bedah mikro dan rekonstruktif untuk menyempurnakan hasil ini. Karena Vaser tidak dapat sepenuhnya melarutkan kelenjar yang padat, ahli bedah bersertifikat ini sering memasangkannya dengan teknik eksisi minimalis untuk mencegah kekambuhan 'puting bengkak' dan mencapai definisi dada yang alami.
Konsensus Pasien: Pasien mencatat bahwa menggabungkan Vaser dengan eksisi diperlukan untuk hasil yang benar-benar rata. Mereka menemukan bahwa Vaser menangani sebagian besar volume, sementara pengangkatan kelenjar memperbaiki kekencangan di belakang puting. Banyak yang terkejut dengan betapa kecilnya sayatan yang tersisa bahkan ketika kedua metode digunakan bersamaan.