Klinik gigi Turki menawarkan model tim kolaboratif dan pendekatan satu dokter untuk implan Zirconia All-on-4. Spesialis seperti Dr. Yusuf Yancar di Risus Clinic memimpin tim di mana ahli bedah dan prostodontis bekerja sama. Pakar lain, seperti Dr. Ufuk Zeren, menangani seluruh proses bedah dan restoratif digital.
- Fase bedah: Ahli bedah maksilofasial seperti Dr. Ismail Sener berfokus pada penempatan implan yang presisi.
- Fase restoratif: Spesialis prostetik atau teknisi gigi merancang dan memasang jembatan zirkonia akhir.
- Perawatan terintegrasi: Beberapa klinik menggunakan laboratorium internal untuk menjaga kedua fase di bawah satu atap.
- Keahlian klinis: Dokter sering menjadi anggota International Team for Implantology (ITI).
Wawasan Pakar Bookimed: Meskipun banyak klinik memasarkan proses terpadu, data menunjukkan kepuasan yang lebih tinggi ketika prostodontis khusus mengelola pemasangan zirkonia. Misalnya, di TWT Health Clinic, alur kerjanya melibatkan Associate Professor Ismail Sener untuk operasi, sementara spesialis seperti Dr. Yusuf Yangar berfokus pada kedokteran gigi prostetik untuk memastikan gigitan akhir sejajar dengan sempurna.
Konsensus Pasien: Banyak pasien memperhatikan bahwa operasi dan pemasangan zirkonia akhir terjadi dalam dua perjalanan terpisah dengan selang waktu berbulan-bulan. Mereka menekankan bahwa meskipun ahli bedah menangani penempatan awal, teknisi gigi terpisah sering kali mengelola berbagai penyesuaian yang diperlukan untuk kenyamanan akhir.