Jangan kunjungi Dr. Namita Jain!! Ibu saya baru saja mengunjungi unit gawat darurat di Rumah Sakit Paras, Gurgaon, karena infeksi parah. Dia sudah minum obat selama 10 hari tanpa ada perbaikan, dan ketika rasa sakit serta iritasi menjadi tak tertahankan, dia bergegas ke UGD untuk mencari bantuan. Ketika Dr. Namita Jain datang untuk memeriksanya, dia berbicara dengan sangat kasar. Dia bertanya kepada ibu saya tentang obat-obatan yang diminumnya, dan ketika mendengar jawabannya, dia meninggikan suaranya dan berkata, “Mengapa Anda datang ke sini jika Anda sudah meminum semua obatnya?” Alih-alih memberikan panduan atau kenyamanan, dia meresepkan obat yang sama dengan yang sudah diminum ibu saya dan menyuruhnya pergi. Perilaku seperti ini terhadap warga lanjut usia, terutama seseorang yang sendirian dan kesakitan, tidak dapat diterima. Dokter seharusnya mendukung dan menyembuhkan pasien, bukan membuat mereka merasa lebih buruk karena mencari bantuan. Ibu saya pergi sambil menangis, meragukan keputusannya sendiri untuk datang ke rumah sakit. Saya sangat kecewa dengan sikap Dr. Namita dan kurangnya empati yang dia tunjukkan. Tidak ada pasien yang boleh diperlakukan seperti ini, apalagi seseorang yang sudah tua dan rentan. Rumah sakit seharusnya menjadi tempat yang aman di mana orang merasa diperhatikan—bukan diabaikan dan tidak dihormati.