Pipi kendur, atau ptosis jaringan lunak, adalah risiko yang diketahui setelah pengecilan tulang pipi ketika dukungan tulang di bawahnya berkurang. Sebagian besar ahli bedah Korea memitigasi hal ini dengan menggunakan teknik suspensi internal, meskipun sekitar 5-10% pasien mungkin mengalami penurunan yang nyata tergantung pada elastisitas kulit dan presisi bedah.
- Teknik bedah: Metode canggih seperti plikasi SMAS atau suspensi periosteal secara fisik menambatkan jaringan untuk mencegah kendur.
- Faktor usia: Pasien di atas 40 tahun menghadapi risiko lebih tinggi karena berkurangnya elastisitas kulit alami dan kemampuan `shrink-wrap`.
- Linimasa pemulihan: Pembengkakan awal mencapai puncaknya pada 3–6 bulan, sementara posisi jaringan akhir menetap dalam 12–18 bulan.
- Langkah pencegahan: Ahli bedah sering merekomendasikan pijat limfatik dan protokol anti-pembengkakan 3 bulan yang ketat untuk memastikan penyembuhan yang tepat.
Wawasan Pakar Bookimed: Data dari klinik-klinik terkemuka di Seoul seperti JK Plastic Surgery menunjukkan bahwa kendur sering kali merupakan hasil dari pengurangan yang `agresif` tanpa reposisi jaringan. Pusat-pusat dengan volume tinggi yang melakukan lebih dari 1.000 operasi setiap tahun biasanya menggabungkan pengecilan zigoma dengan pengencangan SMAS. Memilih paket dalam kisaran $2,600 hingga $4,100 biasanya memastikan langkah-langkah manajemen jaringan lunak yang penting ini disertakan, sedangkan opsi berbiaya sangat rendah mungkin melewatkannya.
Konsensus Pasien: Pasien menekankan bahwa meskipun tampilan V-line awal sangat memuaskan, mereka yang memiliki kulit lebih tebal harus memprioritaskan ahli bedah yang menyediakan foto tindak lanjut 2 tahun. Banyak yang merekomendasikan untuk merencanakan pengisi (filler) pemeliharaan setelah usia 40 tahun untuk mengatasi efek pipi cekung di tahap akhir.