Sistem Da Vinci tersebar luas di Korea Selatan: pada tahun 2023, sekitar 160 sistem robotik telah terpasang di 96 rumah sakit. Infrastruktur ini memastikan peran dominan dalam bidang urologi, ginekologi, dan onkologi, dengan prosedur di lembaga medis besar di Seoul yang menelan biaya antara 124 dan 124 dolar AS.
- Penyebaran teknologi robotika di rumah sakit: Dalam 5 tahun terakhir, hampir 42% rumah sakit di Korea telah mengadopsi teknologi robotika.
- Dominasi operasi ginekologi: Histerektomi robotik saat ini mencakup 43% dari semua operasi semacam itu di Korea.
- Spesialisasi Onkologi: Sistem robotik digunakan dalam sekitar 28% dari semua operasi kanker rektum di seluruh negara.
- Akses ke perangkat generasi berikutnya: Korea Selatan adalah salah satu negara pertama di dunia yang merilis Da Vinci 5.
Opini ahli Bookimed: Meskipun bedah robotik digunakan untuk kasus-kasus kompleks di banyak negara, pusat-pusat di Korea Selatan seperti Rumah Sakit Severance dan Pusat Medis Samsung telah beralih ke penggunaan robotik sebagai standar untuk operasi dengan volume tinggi. Di Rumah Sakit Severance saja, 90% histerektomi dilakukan secara robotik. Volume operasi yang tinggi ini memastikan presisi bedah yang unggul, karena banyak ahli bedah Korea, seperti yang ada di Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul, menangani lebih dari 10.000 pasien setiap hari di semua departemen.
Opini pasien: Pasien sering memilih rumah sakit di Seoul karena volume prosedur yang tinggi dan kualifikasi ahli bedah yang mumpuni. Banyak yang menyarankan untuk memeriksa volume prosedur spesifik yang dilakukan oleh ahli bedah menggunakan sistem da Vinci, daripada hanya melihat peringkat rumah sakit.