Di Korea Selatan, teknik robotik dan endoskopi, seperti pendekatan aksila-pektoral bilateral (BABA) dan metode transoral, digunakan untuk menghilangkan bekas luka yang terlihat di leher. Prosedur canggih ini memungkinkan sayatan ditempatkan di ketiak, dada, atau bibir bawah bagian dalam, memastikan bekas luka di leher bagian luar benar-benar bersih pada pasien tiroidektomi.
- BABA robotik: Menggunakan empat sayatan kecil di ketiak dan areola payudara untuk mengakses kelenjar tiroid secara simetris.
- Pendekatan transoral: pengangkatan kelenjar tiroid melalui bibir bawah, tanpa meninggalkan bekas yang terlihat di luar.
- Teknik transaksiler: memungkinkan sayatan tunggal yang tersembunyi di ketiak, seringkali menggunakan robot da Vinci.
- Perawatan bekas luka: Laser pasca operasi dan Botox digunakan untuk meminimalkan kemerahan dan mencegah pelebaran bekas luka.
Opini ahli Bookimed: Rumah Sakit Anam Universitas Korea telah mengembangkan operasi tiroid berbantuan robot pertama di dunia di rongga mulut, yang mengurangi ukuran bekas luka hingga 90% dibandingkan dengan metode tradisional. Meskipun prosedur robotik tersebut memakan waktu 3-4 jam, klinik seperti Pusat Medis Universitas Wanita Ewha mengkhususkan diri dalam mencapai hasil estetika untuk pasien internasional.
Pendapat Pasien: Pasien mencatat bahwa meskipun nyeri ketiak umum terjadi setelah operasi transaksiler, kurangnya bekas luka di leher membenarkan periode pemulihan 1-2 minggu.