Terapi aktinium-225 biasanya menyebabkan xerostomia, atau mulut kering, pada 70–90% pasien, karena radiasi tersebut memengaruhi protein PSMA di kelenjar ludah. Efek samping lain yang diperkirakan meliputi kelelahan, mual ringan, dan penurunan sementara jumlah sel darah, yang biasanya stabil dalam waktu dua bulan setelah pengobatan.
- Pengaruh pada kelenjar ludah: Mulut kering kronis biasanya dimulai 2–4 minggu setelah infus pertama.
- Perubahan hematologis: penurunan sementara jumlah trombosit atau leukosit diamati pada 30–50% kasus.
- Gejala saluran pencernaan: Mual dan kehilangan nafsu makan umum terjadi selama 10 hari pertama setelah terapi, tetapi dapat dikendalikan.
- Fungsi ginjal: Peningkatan ringan kadar kreatinin biasanya dikendalikan dengan pemberian asam amino intravena dan pemantauan khusus.
Opini ahli Bookimed: Pusat-pusat di Turki, seperti Anadolu Medical Center, menyertakan scintigrafi ginjal MAG-3 dalam siklus pengobatan pertama. Pemindaian khusus ini berfungsi sebagai sistem peringatan dini untuk stres ginjal. Hal ini memungkinkan spesialis kedokteran nuklir, seperti Dr. Kezban Berberoglu, untuk menyesuaikan dosis selanjutnya sebelum terjadi kerusakan yang tidak dapat dipulihkan.
Umpan balik pasien: Banyak pasien menggambarkan kelelahan pasca-infus sebagai rasa lelah yang parah yang berlangsung selama kurang lebih 10 hari. Mereka sangat menyarankan untuk segera memulai pengobatan mulut kering, seperti permen karet xylitol, sesegera mungkin untuk mengatasi gejala secara efektif.