| Turquia | Austria | Spanyol | |
| ICSI (Injeksi Sperma Intrasitoplasma) | dari $1,500 | - | - |
Dokter adalah Kepala Klinik IVF dan lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Istanbul pada tahun 1990. Setelah menyelesaikan layanan wajib, dokter bekerja sebagai asisten di Departemen Anatomi Fakultas Kedokteran Cerrahpaşa.<\/p>
Pelatihan spesialis diselesaikan di Universitas Heinrich Heine Düsseldorf dalam bidang Obstetri, di mana dokter juga berkontribusi pada tim IVF dan mengelola laboratorium fertilisasi in vitro selama 18 bulan. Penelitian dilakukan di Chicago, Basel, dan Boston tentang andrologi, endokrinologi reproduksi, dan sistem kualitas IVF.<\/p>
Dokter adalah anggota dari beberapa asosiasi bergengsi, termasuk Akademi Ilmu Pengetahuan New York dan Asosiasi Ginekologi Jerman.<\/p>
Dokter adalah seorang ginekolog berpengalaman dengan spesialisasi dalam Obstetri dan Ginekologi dari Rumah Sakit Penelitian dan Pelatihan Okmeydani, selesai pada tahun 1999. Sejak saat itu, dokter telah bekerja sebagai spesialis di rumah sakit swasta, dengan fokus pada kesehatan reproduksi. Dengan pengalaman luas di bidang ini, dokter telah menjadi ginekolog ahli di EUROFERTIL sejak Februari 2006, memberikan kontribusi signifikan terhadap kemajuan dalam perawatan kesuburan.<\/p>
Layanan kesehatan adalah sektor pengembangan utama pemerintah Turki. Pihak berwenang Turki yakin bahwa perawatan kesehatan warga harus menjadi prioritas mutlak dalam kebijakan negara dan menghabiskan sekitar 77 miliar lira setiap tahun untuk layanan kesehatan.
Hasilnya, 28.000 fasilitas medis menyediakan perawatan medis yang sangat baik di negara ini. Sekitar 50 pusat memiliki sertifikat JCI (Joint Commission International), peningkat kualitas dan keamanan layanan kesehatan internasional di seluruh dunia. Indeks sertifikat yang diperoleh adalah yang terbesar. Sebagai perbandingan, Israel memiliki 20 fasilitas bersertifikasi JCI, dan Jerman — hanya 10 klinik jenis ini.
| Mata Uang | lira (Anda juga dapat membayar layanan dengan dolar dan euro) |
| Periode terbaik untuk perjalanan | Mei-Oktober |
| Bahasa | Turki (sebagian besar staf medis berbicara bahasa Inggris dengan lancar) |
| Visa | tidak diperlukan untuk perjalanan setidaknya 30 hari per kunjungan |
| Selisih waktu dengan Eropa | 3 jam |
| Selisih waktu dengan Amerika Serikat | 8 jam |
| Ibu Kota | Ankara |
| Pusat pariwisata medis | Istanbul |
| Resor populer | Alanya, Antalya, Kemer, Marmaris |
Di Turki, hotel dengan berbagai harga dan tingkat layanan tersedia. Tingkat hotel di Turki sebanding dengan hotel di Tunisia, Maroko, atau Mesir. Sebagian besar wisatawan memilih hotel bintang 4 dan 5 dengan makan inklusif. Hotel semacam itu memiliki segalanya untuk kenyamanan menginap: makanan yang bervariasi, area yang luas dan terawat, animasi untuk anak-anak dan dewasa. Beberapa hotel memiliki taman air sendiri yang dapat digunakan tamu secara gratis. Wisatawan dengan anggaran terbatas dapat memesan hotel ekonomis bintang 3 dengan setengah papan atau tanpa makanan sama sekali.
Keuntungan utama resor Turki adalah musim pantai yang panjang. Di pantai Mediterania, dimulai pada bulan April dan berlangsung hingga November. Di resor Laut Aegea — dari Mei hingga Oktober. Waktu paling nyaman untuk berenang adalah dari pertengahan Juni hingga akhir Oktober. Lonjakan besar wisatawan terjadi pada bulan Juli-Agustus, ketika suhu udara mencapai +38°C, dan air menghangat hingga +27°C.
Pada tahun 2020, Republik Turki memiliki perjanjian bebas visa dengan 89 negara. Beberapa warga negara asing dibebaskan dari kewajiban memperoleh visa masuk, sementara yang lain diharuskan mendapatkan visa elektronik (e-Visa), dan yang lainnya harus mengajukan permohonan visa di perwakilan Turki di luar negeri.
Negara mana yang memerlukan visa untuk perawatan di Turki dan negara mana yang dapat melintasi perbatasan dengan mudah dapat dibaca di sini.
Visa untuk perjalanan ke Turki memerlukan sejumlah dokumen. Dokumen yang diperlukan dapat diajukan 90 hari sebelum tanggal keberangkatan yang direncanakan. Daftar dokumen meliputi: