Limfadenektomi di Turki membawa risiko yang umum terjadi pada operasi besar, termasuk infeksi, hematoma, dan pembentukan seroma di lokasi donor. Komplikasi jangka panjang secara khusus mencakup limfedema, yang menyebabkan pembengkakan persisten pada anggota tubuh, dan kerusakan saraf lokal yang dapat mengakibatkan mati rasa permanen atau kesemutan di dekat area bedah.
- Manajemen limfedema: Pembengkakan kronis terjadi ketika drainase cairan terganggu selama pengangkatan kelenjar getah bening yang luas.
- Cedera saraf: Pasien sering mengalami mati rasa sementara atau permanen di selangkangan atau ketiak.
- Pembentukan seroma: Penumpukan cairan di bawah kulit mungkin memerlukan aspirasi jarum atau drainase sementara.
- Komplikasi luka: Infeksi atau dehisensi (terbukanya luka) dapat terjadi, terutama di area dengan sirkulasi terbatas.
Wawasan Pakar Bookimed: Memilih ahli bedah dengan pengalaman tinggi, seperti Dr. Tayfun Apuhan di Hisar Hospital Intercontinental yang telah melakukan lebih dari 4.000 operasi, secara signifikan mengurangi risiko operatif. Data menunjukkan bahwa pusat khusus seperti Memorial Sisli Hospital mempertahankan tingkat keberhasilan 90% dengan menggunakan sistem pementasan canggih dan sistem robotik da Vinci untuk meminimalkan trauma jaringan.
Konsensus Pasien: Banyak pasien menekankan bahwa terapi kompresi tidak dapat ditawar dan harus segera dimulai untuk mencegah limfedema jangka panjang. Sebagian besar melaporkan bahwa meskipun pemulihan bedah memakan waktu 4–8 minggu, menangani mati rasa ringan menjadi bagian yang dapat dikelola dari proses penyembuhan jangka panjang.