Ahli bedah GERD Turki menggunakan teknik laparoskopi dan endoskopi canggih untuk mengobati refluks secara langsung. Mereka berfokus pada fundoplikasi Nissen dan fundoplikasi dengan bantuan robot untuk hasil yang tahan lama. Sebagian besar operasi dilakukan melalui sayatan kecil. Pendekatan ini membantu pasien kembali ke aktivitas normal jauh lebih cepat.
- Fundoplikasi Nissen laparoskopi: Ahli bedah membungkus fundus lambung 360 derajat di sekitar kerongkongan.
- Varian pembungkusan parsial: Teknik Toupet atau Dor digunakan untuk pasien dengan masalah motilitas.
- Bedah dengan bantuan robot: Spesialis menggunakan sistem Da Vinci untuk kasus kompleks atau revisi.
- Inovasi endoskopi: Teknik seperti ARMA dan POEM memungkinkan penguatan katup tanpa sayatan.
Wawasan Pakar Bookimed: Data menunjukkan bahwa ahli bedah Turki sering memiliki kredensial pelatihan internasional dari Belanda, Korea Selatan, atau AS. Misalnya, Dr. Yusuf Serdar Sakin berlatih dalam endoskopi tingkat lanjut di Belanda. Dr. Adil Baykan berpraktik di Mayo Clinic dan St. Mark's Hospital. Pelatihan global ini memungkinkan mereka menawarkan teknik yang disesuaikan seperti G-POEM atau perbaikan hernia hiatus selama sesi yang sama.
Konsensus Pasien: Pasien mencatat bahwa ahli bedah memutuskan antara pembungkusan penuh atau parsial berdasarkan tes menelan. Mereka sering merasa lega ketika hernia hiatus diperbaiki selama operasi refluks. Banyak yang mengatakan bahwa mendiskusikan jenis pembungkusan sebelumnya membantu menetapkan ekspektasi untuk pemulihan.