Dr. Ricardo Cansanção adalah praktik bedah plastik pribadi yang didirikan pada tahun 2023 di Rio de Janeiro. Klinik ini beroperasi dari dua cabang konsultasi di Barra da Tijuca dan Nova Iguaçu. Dr. Ricardo berfokus pada perencanaan bedah yang dipersonalisasi untuk hasil estetika dan rekonstruktif yang alami.
Akreditasi Profesional dan Keahlian
Dr. Ricardo Cansanção memimpin praktik ini dengan pengalaman lebih dari 25 tahun. Ia lulus dari Bahiana School of Medicine pada tahun 1998. Ia kemudian menyelesaikan residensi dalam Bedah Umum dan Plastik. Praktiknya melaporkan telah membantu lebih dari 10.000 pasien melalui berbagai prosedur bedah.
Dr. Ricardo memegang beberapa keanggotaan dan kredensial profesional:
- American Society of Plastic Surgeons (ASPS)
- International Society of Aesthetic Plastic Surgery (ISAPS)
- Anggota Titular dari Brazilian Society of Plastic Surgery (SBCP)
- Spesialis bersertifikat dengan registrasi RQE dan CRM di Brasil
Ia berbagi keahlian di kongres di seluruh Brasil. Dr. Ricardo juga menjalankan program bimbingan antara Brasil dan Amerika Serikat.
Spesialisasi Pembentukan Wajah dan Tubuh
Klinik ini mengambil pendekatan teknis untuk peremajaan wajah dan pembentukan tubuh. Setiap rencana bedah mengikuti penilaian rinci proporsi pasien. Ini membantu hasil menghormati harmoni alami wajah dan tubuh.
Prosedur bedah yang ditawarkan di klinik meliputi:
- Bedah wajah – termasuk facelift endoskopi, blefaroplasti, dan rinoplasti
- Pembentukan tubuh – seperti abdominoplasti, sedot lemak, dan pengencangan paha
- Bedah feminisasi wajah (FFS) – untuk perubahan estetika penegasan gender
- Rinoplasti – berfokus pada penghilangan punuk hidung dan perbaikan ujung hidung
Untuk prosedur wajah, klinik menggunakan pengencangan dahi dan bedah kelopak mata invasif minimal. Teknik ini mengurangi bekas luka yang terlihat sambil mengatasi tanda-tanda penuaan.
Bedah Payudara Lanjutan dan Mamologi
Bedah payudara adalah fokus utama praktik ini. Ini mencakup kebutuhan estetika dan perbaikan. Dr. Ricardo merawat pasien dengan nodul payudara dan mereka yang mencari penyesuaian volume atau pengencangan. Klinik mencatat bahwa volume implan terpisah dari reposisi jaringan payudara.
Pilihan bedah untuk peningkatan dan koreksi payudara meliputi:
- Mastopeksi – pengencangan payudara dengan atau tanpa implan
- Mamoplasti augmentasi – menggunakan strategi Motiva Preservé untuk volume
- Mamoplasti reduksi – untuk meredakan ketidaknyamanan fisik dan memperbaiki bentuk
- Mastopeksi hibrida – menggabungkan pengencangan dengan cangkok lemak autologus untuk volume
Dr. Ricardo menggunakan matriks dermal yang dapat diserap, seperti jaring Tiger NUL, selama mastopeksi. Bahan-bahan ini memberikan dukungan internal untuk mempertahankan bentuk payudara dari waktu ke waktu. Pada tahun 2026, ia terpilih untuk mendemonstrasikan teknik mastopeksi dengan prostesis di Breast Science.
Teknologi Konsultasi dan Simulasi
Praktik ini menggunakan teknologi simulasi 3D Crisalix selama konsultasi awal. Sistem ini membuat model tiga dimensi dari tubuh atau wajah pasien. Pasien kemudian dapat melihat pratinjau hasil bedah potensial sebelum prosedur.
Simulasi 3D membantu menyelaraskan harapan pasien dengan kemungkinan bedah yang realistis. Ini berfungsi sebagai alat komunikasi utama antara ahli bedah dan pasien. Teknologi ini sangat berguna untuk merencanakan kasus rinoplasti dan augmentasi payudara yang kompleks.
Layanan untuk Pasien Internasional
Pasien internasional dapat mengakses perawatan melalui jalur digital dan tatap muka. Dr. Ricardo menawarkan konsultasi online untuk perencanaan awal sebelum perjalanan. Ini memungkinkan pembuatan rencana perawatan sebelum pasien tiba di Rio de Janeiro.
Selama fase perencanaan, klinik menyediakan:
- Simulasi 3D jarak jauh untuk penyelarasan harapan
- Koordinasi dan penjadwalan bedah yang dipersonalisasi
- Daftar pemeriksaan pra-operasi untuk persiapan lokal
Untuk pengurangan payudara, klinik memerlukan tes pra-operasi khusus untuk keselamatan pasien. Ini biasanya mencakup tes darah, EKG, dan pencitraan seperti mamografi atau USG.