| Korea Selatan | Turki | Austria | |
| Esofagektomi | ≈ $28,000 | dari $12,000 | ≈ $30,000 |
Di Korea, teknik esofagektomi bedah sebagian besar beralih dari prosedur terbuka ke teknik minimal invasif yang canggih. Ahli bedah paling sering menggunakan esofagektomi minimal invasif berbantuan robot (RAMIE) dan pendekatan torakoskopi, yang memprioritaskan tingkat reseksi R0 yang tinggi dan limfadenektomi ekstensif (pengangkatan lebih dari 30 kelenjar getah bening) untuk mencapai hasil onkologis yang optimal.
Pendapat para ahli Bookimed: Data dari institusi terkemuka seperti Samsung Medical Center dan Severance Hospital menunjukkan pergeseran yang jelas menuju teknik minimal invasif murni dibandingkan metode hibrida. Sementara pusat-pusat di Amerika sering menggunakan pendekatan Ivor Lewis, ahli bedah Korea lebih memilih protokol McKeon MIE untuk mencapai tingkat kebocoran kurang dari 5%, meskipun jumlah pasien yang ditangani sangat besar, yaitu lebih dari 2.000.000 per tahun.
Opini Pasien: Pasien menekankan pentingnya memilih ahli bedah yang melakukan lebih dari 50 prosedur per tahun. Pusat bedah dengan volume tinggi seringkali menghasilkan pemulihan yang lebih cepat, memungkinkan pasien untuk tinggal di rumah sakit selama 10–14 hari berkat protokol robotik yang terstandarisasi.